Konsep Rumah Hemat Energi

Isu krisis energi sudah menjadi kekhawatiran banyak orang di dunia. Aktifis lingkungan hidup di seluruh dunia berlomba-lomba mensosialisasikan pentingnya penghematan konsumsi energi untuk memperlambat kemungkinan krisis energi secara global hingga sumber energi alternatif pengganti minyak bumi bisa ditemukan. Salah satu cara hemat energi yang giat dikampanyekan adalah rumah hemat energi. Seperti apakah rumah hemat energi yang dianggap ideal saat ini? Konsep rumah hemat energi adalah rumah yang bisa menurunkan kadar pemakaian energinya, terutama listrik untuk aktivitas sehari-harinya. Ada beberapa konsep yang harus diterapkan untuk rumah seperti ini.

1. Konsep rumah hemat energi adalah rumah yang hanya menggunakan tenaga listrik saat benar-benar dibutuhkan. Saat ini, karena keterbatasan ruang, para pengembang seperti memaksakan tata letak rumah yang berdempetan hingga satu-satunya jalan keluar buat rumah tersebut adalah bagian depan. Banyak rumah masa kini yang hanya memiliki jendela di bagian depan sementara bagian samping dan belakang merupakan tembok yang langsung menempel pada dinding tetangga. Rumah tipe seperti ini merupakan tipe rumah yang boros energi. Pemilik rumah tidak memiliki pilihan lain kecuali menghidupkan banyak lampu di siang hari karena sinar matahari tidak dapat masuk ke bagian dalam rumah mengingat jendela yang tersedia hanya di bagian depan.

2. Salah satu hal yang perlu diperhatikan untuk menghemat pemakaian listrik di rumah adalah pengaturan interior rumah. Seringkali, atas nama privaci, kita perlu memasang sekat atau menggunakan perabot besar sebagai sekat antar ruang. Meskipun hal ini sah-sah saja, tetapi penggunaan interior rumah berukuran besar hanya akan membuat cahaya matahari sulit menembus hingga ruang bagian dalam. Akibat tertutup oleh interior rumah yang besar, terpaksa kita harus menyalakan lampu untuk penerangan.

3. Penggunaan alat-alat listrik lain juga perlu diperhatikan. Dengan membuat desain rumah yang ramah lingkungan seperti memperbanyak jendela yang langsung berhubungan dengan udara luar membuat kita tidak perlu memasang pendingin ruangan yang tentu akan mengurangi penggunaan energi kita. Kita bisa membuka jendela dan membiarkan angin masuk ke dalam dan menjadi pendingin ruangan alami. Desain rumah tidak terbatas pada bentuk rumah semata. Kita juga harus memperhatikan desain halaman rumah kita. Desain halaman harus sinergis dengan desain rumah utama. Jika kita menginginkan rumah hemat energi, penambahan jendela tanpa pengaturan halaman akan menjadi percuma. Rumah bisa menjadi sejuk karena ada banyak tanaman di sekitar rumah. Mendesain halaman dengan penanaman banyak pohon akan membuat udara di sekitar rumah sejuk. Hembusan angin akan membawa hawa sejuk tersebut masuk ke dalam rumah melalui jendela yang terbuka hingga pendingin ruangan tidak lagi diperlukan. Hal ini akan membantu penghematan banyak energi listrik.


Contact Person : 081328480530 / (0271)592205